07.28 -
suduT MaT4 ...
No comments
suduT MaT4 ...
No comments
Pilar - Pilar Hidup
"Oleh karena itu, perhatikanlah hal-hal yang penting bagi kita. Melewatkan waktu kita bersama anak-anak kita, atau menyediakan waktu untuk memeriksakan kesehatan. Adapun waktu untuk bekerja, membersihkan rumah, mengadakan jamuan makan, memperbaiki kerusakan pada mobil akan selalu tersedia."
Seorang guru besar filsafat berdiri di muka kelas, di hadapannya terdapat beberapa benda. Ketika masuk waktu pelajaran, ia mengambil sebuah wadah besar bekas tempat mayonnaise lalu mengisinya dengan beberapa batu yang berdiameter kurang lebih dua inci. Setelah penuh ia bertanya kepada murid-muridnya,“Apakah tempat ini sudah penuh?” Lantas murid-muridnya menjawab, “Ya.”
![]() |
Kemudian Pak Profesor mengambil sekaleng batu kerikil lalu menuangkannya ke dalam wadah tadi. Dengan lembut ia menggoyang wadah itu sehingga batu-batu kecil tadi menggelinding mengisi ruang di antara batu-batu. Kembali ia bertanya kepada murid-muridnya,”Apakah tempat ini sudah penuh?” Murid-muridnya menjawab,”Ya.”
Selang beberapa saat, sang Profesor mengambil sekaleng pasir dan menuangkannya ke dalam wadah tadi. Pasir itu pun segera mengisi ruang-ruang kosong di antara batu dan kerikil.
“Nah, sekarang aku ingin kalian memahami bahwa demikianlah sesungguhnya kehidupan kita. Batu itu seperti hal-hal penting dalam kehidupan kita. Misalnya keyakinan, keluarga, pasangan hidup, kesehatan, dan anak-anak kita. Yakni semua hal yang sangat penting bagi kita, yang bila kita tak mengurusnya dengan baik, boleh jadi kita akan sengsara. Kerikil adalah hal-hal lain yang kedudukannya lebih rendah, tapi berpengaruh pada kehidupan kalian. Misalnya pekerjaan, rumah, atau mobil. Pasir adalah hal-hal lain yang nilainya kurang begitu penting. Apabila kita mengisi wadah ini dengan pasir terlebih dahulu, maka batu dan kerikil tidak akan mendapat tempat. Demikian pula hidup kita, kalau kita hanya menghabiskan tenaga dan waktu kita untuk hal yang sia-sia, kita tidak akan berhasil melakukan pekerjaan yang penting bagi kehidupan kita.” Jelas Pak Profesor.
Oleh karena itu, perhatikanlah hal-hal yang penting bagi kita. Melewatkan waktu kita bersama anak-anak kita, atau menyediakan waktu untuk memeriksakan kesehatan. Adapun waktu untuk bekerja, membersihkan rumah, mengadakan jamuan makan, memperbaiki kerusakan pada mobil akan selalu tersedia. Utamakan batu, yaitu hal-hal yang penting lalu tetapkan urutan prioritas, yang lain hanyalah pasir.
Sumber : Stories by Unknown Author (dengan perubahan)
Sumber Foto : google image







0 komentar:
Poskan Komentar
Terima kasih atas atensi anda.
Atau mungkin bila anda mempunyai komentar, kritik, maupun saran kami terima dengan lapang dada. Mangga !